Cegah Bahaya Narkoba, Anggota Kolinlamil di Test Urine

Radarpolitik.com, Jakarta – Bahaya narkoba yang sudah menjadi musuh besar bangsa indonesia, dimana targetnya sudah bukan lagi berasal dari warga sipil akan tetapi sudah memasuki ranah institusi militer dan pemerintah.

Secara mendadak usai pelaksanaan apel gabungan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Senin (2/5) seluruh anggota yang tidak hadir apel khusus pada hari Jumat (29/4) lalu saat dipimpin Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) dilaksanakan pengambilan urine oleh satuan Dinas Kesehatan Kolinlamil di lapangan apel Mako Kolinlamil, Jakarta Utara.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, menurut Kaskolinlamil Laksamana Pertama TNI Roberth Wolter Tappangan, S.H. saat memimpin apel gabungan, mengatakan kedepan dan seterusnya apel gabungan seperti ini terus kita laksanakan untuk memeriksa kehadiran setiap prajurit maupun kedisiplinannya dalam melaksanakan tugas.

“Apel gabungan ini harus sering dilaksanakan untuk mengecek kehadiran prajurit di tiap satuan kerja (Satker), karena disinyalir banyak prajurit yang sering tidak masuk dengan berbagai macam alasan dan hampir tidak terpantau,” tegas Kaskolinlamil.

Selain itu, apabila prajurit dijajaran Kolinlamil ini tidak terkontrol keberadaannya, dikhawatirkan akan terjerumus dalam hal-hal negatif dan dapat merusak nama baik institusi, seperti penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang hingga saat ini telah merasuk kedalam lingkungan masyarakat dengan tidak lagi mengenal usia, jenis kelamin dan profesi. Para Bandar Narkoba sudah menargetkan sasarannya ke lingkungan aparat negara baik TNI, Polri maupun pegawai negeri sipil.

“Kalau prajurit sering tidak masuk atau ijin dengan alasan yang tidak jelas, dikhawatirkan terjerumus dalam jaringan narkoba yang sudah demikian parahnya peredaran dan penyalahgunaannya di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan TNI,” jelas Kaskolinlamil.

Selain itu mantan Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmatim ini juga menghimbau kepada jajaran Kolinlamil untuk berhati-hati berkendaraan di jalan baik yang menggunakan mobil dan terlebih-lebih yang mengendarai sepeda motor. Demikian juga kedisplinan terutama masalah kehadiran yang kadang menjadi hal yang disepelekan oleh sebagian prajurit, untuk senantiasa mengikuti aturan yang telah ditetapkan dalam kedinasan.

“Hati-hati jika berkendaraan di jalan, jangan ugal-ugalan di jalan, sudah banyak prajurit yang mengalami kecelakaan saat berkendaraan, displin kehadiran saat apel dan kecepatan, ketepatan dalam bekerja harus diperhatikan karena tanpa kedisplian semuanya tidak akan berjalan dengan baik,” ujar alumni Lemhanas 2014 ini.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Irkolinlamil, para Asisten Pangkolinlamil, Kasatker/Kadis, Komandan Satlinlamil dan Komandan KRI jajaran Satlinlamil Jakarta, yang langsung memimpin pasukan di tiap-tiap Satkernya. (wij/rdp)